Jakarta – Menteri Koperasi lalu UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menyebutkan kehadiran Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi serta UMKM (PLUT-KUMKM) mampu meningkatkan kualitas produk-produk agar pelaku UMKM naik kelas.
"PLUT ini menjadi pendekatan yang tersebut dimaksud dilaksanakan secara terus-menerus, memakai pendekatan inkubasi. Jadi, pelaku UMKM akan dierami serta dibesarkan dengan baik. Hanya dengan cara ini kita bisa jadi belaka melahirkan pebisnis baru. Jangan dibiarkan UMKM berjalan tanpa bimbingan," katanya dalam keterangan dalam Jakarta, Senin.
Saat meresmikan Gedung PLUT-KUMKM dalam area Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Tetan menuturkan bahwa pihaknya tengah menggencarkan perkembangan PLUT-KUMKM dalam berbagai daerah untuk mendampingi para pelaku UMKM agar skala usahanya tidaklah terjebak dalam skala kegiatan bisnis mikro kemudian dapat bersaing pada pasar global.
PLUT-KUMKM juga akan dijadikan sebagai tempat untuk mengevolusi UMKM yang tersebut mana turut menghadirkan infrastruktur pengemasan yang digunakan yang disebut baik. Dengan demikian, selain pendampingan, UMKM juga mendapatkan bantuan pengembangan bidang bisnis juga bantuan untuk dapat terhubung dengan enabler.
"Kami juga membangun rumah produksi bersama, tempat maklon item UMKM secara bersama. Di Garut kami sedang bangun rumah produksi bersama untuk hasil fesyen agar dapat menghasilkan komoditas yang digunakan itu sekelas dengan barang buatan Italia. Masing masing daerah berbeda-beda," ucapnya.
Lebih lanjut, Teten menyampaikan bahwa pemerintah saat ini sedang menyiapkan program perluasan yang itu nantinya dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM.
"Kenapa perlu hilirisasi, supaya UMKM enggak lagi perniagaan mandiri. Kita harus menempatkan UMKM dalam rantai pasok industri. Kalau kita bandingkan dengan Tiongkok itu ekspornya 70 persen dari UMKM. Karena mereka itu menjadi bagian rantai pasok industri. Jadi, suplainya dari UMKM," katanya.
Di tempat yang mana yang disebut sama, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin mengatakan hadirnya PLUT-KUMKM menjadi langkah nyata untuk memajukan UMKM pada Kabupaten Bandung kemudian Jawa Barat secara umum dengan memberikan pelayanan terpadu serta pelatihan yang mana itu dibutuhkan UMKM.
"Kami yakin PLUT-KUMKM akan membantu pelaku bidang bisnis untuk naik kelas dari sektor informal ke formal. Dengan bantuan Kemenkop UKM akan memberikan akses pasar, meningkatkan produktivitas, lalu memberikan nilai tambah pada produk-produk UMKM," katanya.
