Jakarta – Menyaksikan balap motor MotoGP di tempat Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, 13-15 Oktober 2023, terasa spesial. Bukan hanya akibat menontonnya dari lounge mewah yang disebut MotoGP VIP Village dengan tiket seharga Rp 30 juta, tapi transportasi menuju ke lokasi dengan mengendarai mobil sultan BMW XM.
Harga SUV ini (BMW menyebutnya sebagai Sport Activity Vehicle/SAV) Rp 5,597 miliar off the road (on the road sekitar Rp 6,3 miliar).
Redaksi Tempo mengendari XM dari Bandara International Lombok, 13 Oktober 2023, menuju Sirkuit Mandalika dengan jarak sekitar 22 km. Kami sempat mampir ke restoran mewah, SIWA Cliffs, untuk makan siang.
Lokasi restorannya di dalam dataran tinggi Sengkol, yang dari salah satu sisinya bisa jadi melihat Sirkuit Mandalika dari kejauhan.
Ok, kembali ke SAV XM. Ini adalah mobil BMW termahal yang tersebut dipasarkan di tempat Indonesia. Diluncurkan pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Show (GIIAS) Agustus lalu.
BMW XM dalam perjalanan dari Bandara Internasional Lombok menuju Sirkuit Mandalika, Jumat, 13 Oktober 2023. (BMW Indonesia)
Meski tarif dalam atas Rp 6 miliar, Director of Communications BMW Group Indonesia Jodie O’tania mengklaim pelanggan XM sudah memenuhi target yang tersebut diharapkan.
“Penjualannya sudah melebihi kompetitor,” ujar Jodie yang dimaksud mengambil bagian mendampingi ketika itu. Jodie enggan menyebut rival yang mana dimaksud, tetapi dengan nilai di dalam atas Rp 6 miliar, kemungkinan rival yang tersebut dimaksud untuk pasar Indonesia adalah Lamborghini Urus.
XM adalah mobil plug-in hybrid. Juga sebagai model pertama dari BMW X series yang tersebut dikombinasikan dengan M series. SUV berpasitas 4 penumpang ini miliki dimensi panjang 5.110 mm, lebar 2.005 mm, dan juga tinggi 1.755 mm. Sedikit lebih lanjut kecil dibandingkan dengan X7.
Sebagai SUV bongsor, XM dibekali dengan tenaga yang tersebut ekstrem dari mesin 4,4 liter TwinPower V8 serta motor listrik dengan total daya 653 hp/800 Nm. Baterai berkapasitas 25,7 kWh bisa jadi menjangkau sejauh hingga 88 km (dengan kecepatan hingga 140 km per jam). Oh iya, baterainya bisa saja diisi daya sekitar 3 jam dari 0 hingga 100 persen.
Interior BMW XM. (BMW Indonesia)
Saat kami duduk pada belakang kemudi serta mulai menginjak pedal gas, dorongan dari torsi 800 Nm langsung terasa. Meski sebagai model PHEV, raungan pengumuman knalpot khas dari mesin V8 tetap sangar.
BMW membekali model ini dengan sistem penggerak semua roda dipadukan dengan diferensial M Sport yang dimaksud mengunci secara elektronik. Di sektor pengereman, diaplikasikan rem M Sport piston tunggal.
Karena bodi yang mana bongsor, perlu sedikit adaptasi untuk mampu mengemudikan mobil ini dengan nyaman. Terutama untuk membiasanya diri dengan area blind spot di dalam sisi kiri-kanan saat berbelok. Untungnya, saat melintas di tempat jalanan sempit, area blind spot ini tertolong dengan kamera 360 yang digunakan akan menampilkan gambar dalam monitor.
Nah, fitur inilah yang mana sangat membantu ketika kami melaju ke restoran SIWA Cliffs dengan jalanan sempit, berliku, kemudian menanjak.
Oh iya, XM miliki layar panjang melengkung berukuran 12,3 inci serta menampung cluster instrumen. Ini juga terhubung ke layar infotainment yang berukuran 14,9 inci secara diagonal.
10 menit rasanya cukup untuk beradaptasi dengan mobil ini. Selebihnya, benar-benar menyenangkan mengemudikan XM.
BMW XM. (BMW)
Roda kemudi XM didesain sedemikian rupa yang mana mengedepankan kenyamanan bagi pengemudi, dilengkapi paddle shifter serat karbon berukuran besar, serta rangkaian tombol fungsional.
Perjalanan menuju sirkuit semakin nyaman dengan tempat duduk yang digunakan menurut kami sekelas first class di area pesawat. Ini berlaku untuk kursi depan maupun belakang, sama-sama nyamannya. Apalagi kursi XM dibalut dengan material kulit berkuaitas tinggi. Kursinya juga dilengkapi dengan fungsi pijat (massage). Oh iya, penyejuk udara (AC) juga dapat diatur secara mandiri untuk keempat penumpang.
Nah, kursi mewah ini dijamin menyebabkan pengemudi maupun penumpang betah di dalam dalam mobil ketika sedang melakukan perjalanan jarak terpencil atau terjebak dalam kemacetan lalu lintas. BMW juga sudah menyiapkan sistem hiburan canggih dengan 20 sepaker Bowers & Wilkins Diamond Surround Sound System untuk menimbulkan perjalanan semakin menyenangkan.
Nah, kemewahan inilah yang kami coba eksplorasi saat dari sirkuit menuju hotel tempat kami menginap di dalam Pantai Senggigi, sekitar dua jam perjalanan dari Sirkuit Mandalika.
Jalur yang kami lalu umumnya sudah beraspal mulus, namun tak jarang melewati jalanan kriting juga bergelombang. Untungnya, BMW melengkapi XM ini dengan Adaptive M Suspension Professional, yang mana dilengkapi dengan teknologi anti-roll bar di tempat bagian depan serta belakang.
Lalu ditunjang ban besar ring 23 inci yang tersebut menghasilkan SUV ini miliki total ground clearance 221 mm. Jalanan keriting maupun bergelombang dapat diredam dengan sangat baik.
Kebetulan, saat perjalanan pulang dari sirkuit menuju hotel, waktu sudah menunjukkan pukul 20.00 WIB. Kami sempat beristirahat untuk makan malam. Nah, dalam malam hari, facia depan XM tampak menawan dengan grill yang digunakan seperti dikeliling lampu led. Seolah-olah menyebabkan grill berukuran besar itu menyala di dalam dalam kegelapan.
Begitulah, BMW XM menjadi kendaraan spesial yang tersebut kami gunakan untuk menonton sesi Practice MotoGP dalam Sirkuit Mandalika. Selain XM, BMW Group Indonesia juga membawa tiga model lainnya yakni All New BMW M2 (kami gunakan di tempat hari kedua), BMW i7, serta terakhir iX.
Test drive berikutnya adalah adalah mejajal All New M2, mobil yang tersebut juga menjadi Safety Car MotoGP 2023.
Pilihan Editor: Membajak Safety Car MotoGP BMW M5 CS dalam Sirkuit Mandalika
Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di tempat atas? Mari bergabung di area grup Telegram GoOto
